Amien Rais Ingatkan Jokowi dan Para Menterinya dengan Kisah Firaun

Amien Rais (YouTube)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan petinggi Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menilai langkah pemerintah dalam membubarkan Front Pembela Islam (FPI) telah menghabisi demokrasi Indonesia. Sebab, pembubaran itu dilakukan dengan hanya dikeluarkan surat keputusan bersama 3 menteri (SKB) tanpa melalui proses pengadilan.

“Jadi saudaraku-saudaraku saya melihat ini sebuah langkah politik yang memang menurut saya itu menghabisi demokrasi kita,” kata Amien Rais dalam akun YouTube Amien Rais Official, dikutip Jumat (1/1).

Bekas ketua MPR ini menilai, pemerintah hanya menimbang dan menyimpulkan bahwa FPI merupakan organisasi yang para kadernya banyak terlibat teroris dan kriminal umum. Sehingga dengan alasan-alasan terebut, FPI dengan muda dibubarkan.

“Jadi saudara-saudara, mereka dengan menimbang ini mereka langsung menyimpulkan tanpa babibu jangan dibantah ya, kita nggak boleh bantah bahwa 6 laskar FPI, yang menurut kita para syuhada itu oleh mereka itu juga termasuk geng teroris, saya kira sederhana sekali sehingga jangan pernah diharapkan bahwa pemerintahan Jokowi ini akan mengadakan pengadilan, tidak perlu jadi tidak perlu ada pengadilan karena mereka sudah kesimpulannya FPI teroris, sudah selesai,” ujar Amien Rais.

Amien Rasi mengatakan, jangan berharap ada pengadilan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) atas tewasnya 6 laskar FPI. Sebab FPI kini telah dicap pemerintah sebagai organisasi teroris.

Lebih jauh tokoh reformasi ini mengingatkan presiden Jokowi dan para pembantunya tentang kebiadaban firaun di Mesir di masa lampau.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR