Beredar Data Ponpes Afiliasi FPI di NTB, Politisi Demokrat Datangi Polda

Jumat, 1 Januari 2021 15:15

Front Pembela Islam (FPI)

Mahally lantas menyampaikan harapan pada pihak Direktorat Intelkam Polda NTB agar mengklarifikasi data itu. Mengingat data yang beredar menggunakan kop Direktorat Intelkam Polda NTB.

“Agar masalah ini tidak membias ke mana-mana, tidak merugikan bersama (yang dicatut mananya),” ujarnya.

Mahally menuturkan harapan itu telah disanggupi.

“Dalam waktu dekat ini (akan ada konfrensi perss),” pungkasnya.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto menegaskan bahwa data tokoh dan ponpes afiliasi FPI yang beredar di medsos itu hoax.

”Itu bukan data yang diterbitkan oleh Dit Intelkam,” tegas Artanto melalui pres release, Rabu (30/12).

Diakui, beredarnya data tersebut dapat meresahkan dan mengganggu situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Saat ini tim cyber crime Polda NTB sedang mendalami kasus tersebut.

”Jadi, itu hoaks. Sekali lagi, data yang beredar secara masif itu saya pastikan dan nyatakan sebagai data hoaks, bukan bersumber dari Dit Intelkam Polda NTB dan saat ini sedang didalami Tim Cyber Crime,” tegasnya.

Ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat NTB untuk bijak bermedsos. Setuap informasi yang masih belum jelas kebenarannya agar difilter (menyaring).

”Karena terkadang apa yang kita share di medol itu berdampak tidak atau kurang baik, bahkan juga bisa mendatangkan petaka bagi orang lain,” ujarnya.

Komentar