Bubarkan FPI Lalu Kaitkan dengan Teroris, Dosen UNJ: SKB-nya Salah Fatal

Jumat, 1 Januari 2021 15:30
Belum ada gambar

Pemerintah Bubarkan FPI

Dalam suatu rilis riset tersebut, Benny Mamoto menyampaikan dokumen berjudul “37 Anggota Jaringan Terorisme Berlatarbelakang FPI”.

“Kalau versi SKB ada 35 yang berlatar belakang FPI, kok beda? Ada apa?” heran Ubedilah.

Ubedilah pun menilai bahwa data riset tersebut patut dipertanyakan dari sisi metodologi, karena tidak dikemukakan secara detail data tersebut valid atau tidak, serta tidak dijelaskan triangulasi data dilakukan.

“Beny Mamoto hanya menyebutkan bahwa sumbernya dari laman pengadilan negeri dengan meneliti satu per satu putusan,” jelasnya.

“Ini patut dipertanyakan metodologinya, bagaimana memastikan mereka anggota FPI atau beririsan dengan FPI?” jelas Ubedilah.

Ubedilah pun mengaku penasaran, sehingga ia membaca siapa saja 37 orang temuan riset lembaga pimpinan Benny Mamoto tersebut.

“Secara umum datanya masih perlu diuji. Uniknya ternyata saya baca di data tersebut ada 10 orang dari 37 orang itu yang tidak disebutkan bagaimana hubungan mereka dengan FPI. Juga bagaimana mereka berkoneksi dan beririsan dengan FPI,” ungkap Ubedilah.

Kesepuluh orang yang dimaksud Ubedilah adalah:

  1. Ahmad Yosefa alias Hayat, ditangkap 2011, pelaku bom Gereja Pekuton September 2011.
  2. Moch Ramuji alias Muji alias Ahmad alias Kapten alias Botak, ditangkap 13 Mei 2014.
  3. Ali Azhari alias Jakfar alias Topan bin Daryono (alm), ditangkap 1 April 2010.
  4. Agus Abdillah alias Jodi, ditangkap 17 September 2012.
  5. Syaiful Bahri Siregar alias Ipul alias Imam, ditangkap 9 Maret 2010.
  6. Munir bin Ismail alias Abu Rimba alias Abu Uteun, ditangkap 17 Maret 2010, kasus pelatihan militer Aceh, kelompok Aceh 2010.
  7. Taufik bin Marzuki alias Abu Sayaf alias Alex Nurdin Sulaiman bin Tarmizi, ditangkap 29 September 2010.
  8. Muhammad Shibghotullah bin Sarbani alias Mihdad alias Asim alias Mush’ab alias Kholid alias Hani alias Faisal Septya Wardan, ditangkap 11 Juni 2011, kelompok pelatihan militer Aceh.
  9. Qoribul Mujib alias Pak Mujib alias Paklek alias Mujiono alias Abdul Sika alias Si Dul alias Muji, ditangkap 12 Juli 2012.
  10. Sefariano alias Mambo alias Aryo alias Asep alias Dimasriano, ditangkap 2 Mei 2013, perencanaan bom kedubes Myanmar.

“Selain yang 10 tersebut yang tidak disebutkan konektivitasnya dengan FPI. Yang 27 lainnya juga perlu dibuka. Apa benar mereka semua anggota FPI? Apakah benar mereka pengurus FPI? Anggota FPI? Terkoneksi FPI? Beririsan dengan FPI?” tegas Ubedilah.

Bagikan berita ini:
1
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar