Menko Mahfud MD: Front Pejuang Islam Boleh Didirikan, Asal Tidak…

Jumat, 1 Januari 2021 16:37

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. (Faisal R Syam/Fajar Indonesia Network)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mempersilakan masyarakat membentuk organisasi Front Pejuang Islam. Asal, tidak melanggar ketentuan hukum

“Boleh. Mendirikan apa saja boleh, asal tidak melanggar hukum. Mendirikan Front Penegak Islam boleh, Front Perempuan Islam boleh, Forum Penjaga Ilmu juga boleh,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Jumat (1/1).

Ia mengatakan, pemerintah tidak akan melakukan penindakan terhadap pembentukan organisasi masyarakat (ormas) apapun namanya.

“Wong tiap hari juga berdiri organisasi. Saat ini ada tidak kurang dari 440.000 ormas dan perkumpulan, tidak apa-apa juga,” katanya.

Ia mencontohkan, Pemerintah Indonesia semasa kepemimpinan Soekarno pernah membubarkan Masyumi.

Namun setelahnya lahir Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Masyumi Baru, Masyumi Reborn, dan lain-lain.

“PSI (Partai Sosialis Indonesia) yang dibubarkan bersama Masyumi juga melahirkan ormas-ormas dan tokoh-tokohnya sampai sekarang,” ucap Mahfud.

Selain Masyumi dan PSI, kata Mahfud, ada pula Partai Nasional Indonesia (PNI) yang kemudian melahirkan Partai Demokrasi Indonesia (PDI), PDI Perjuangan, Barisan Banteng Muda, dan sebagainya.

Lalu Partai Nahdlatul Ulama (NU) yang pernah pencah dan melahirkan Komite Penyelamat Partai Nahdlatul Ulama (KPPNU) dan pada akhirnya membubarkan diri.

“Secara hukum alam, yang bagus akan tumbuh, yang tidak bagus akan layu baik yang lama maupun yang baru,” tutur Mahfud.

Komentar


VIDEO TERKINI