PA 212: Videonya Sudah Lama Banget, Sebelum Mengenal ISIS, Ceramahnya Dipotong-potong

Jumat, 1 Januari 2021 21:57

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12).` (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID — Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menunjukkan sebuah video terkait dukungan Front Pembela Islam (FPI) terhadap kelompok teroris ISIS.

Dalam video yang ditunjukkan pada Rabu (30/12/2020) itu, ada sosok Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, yang sedang berorasi di atas mobil komando dengan menggunakan pakaian dan sorban serba putih.

Menanggapi hal tersebut, Wasekjen Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin, menilai, video yang diputar merupakan video lama. Ketika itu belum mengetahui ISIS.

“Itu video lama banget, ketika baru-baru lahirnya ISIS. Di mana belum mengenal ISIS sesungguhnya,” kata Novel ketika dikonfirmasi, Jumat (1/1/2021).

Novel menganggap, video yang ditayangkan oleh Mahfud dipotong-potong. Sehingga tidak sesuai substansi. “Ceramah itu dipotong potong,” cetus Novel.

Dalam video tersebut, HRS mengatakan, ISIS diperlukan karena pemerintah telah melakukan kezaliman, seperti seenaknya saja main tangkap orang. Kemudian seenaknya saja melakukan perampasan tanah.

“Kalau pemerintah zalim, tentara jahat, polisi jahat main tangkap, main tembak, rakyat hartanya dijarah, tanahnya dirampas, syariat Islam diasingkan. Saudara, saya mau tanya kira-kira besok perlu ada ISIS atau enggak? Perlu ada ISIS atau enggak? Takbir,” kata HRS dalam tayangan itu. (jpnn)

Komentar


VIDEO TERKINI