Pembunuhan Teller Bank , Niat Rampok saat Lihat Korban Sendiri

Jumat, 1 Januari 2021 09:30

Kapolresta Denpasar Kombes Jansen A Panjaitan saat mewancarai tersangka pembunuh telller Bank Mandiri Ni Putu Widiastiti, Putu AHP di Mapolresta Denpasar kemarin (Andre Sulla/Radar Bali)

Saat itu, Putu AHP bergegas masuk ke lantai satu dan bersembunyi di balik pintu kamar lantai satu. Sementara korban baru hendak masuk ke lantai satu dari pintu belakang.

“Saat itu pintu depan terkunci, sehingga si bocah ini memanjat dari jendela bagian depan yang saat itu sedang terbuka,” kata Kombes Jansen Avitus Panjaitan kemarin.

Korban kemudian naik tangga ke lantai dua. Melihat Ni Putu Widiastiti sudah berada di lantai dua, pelaku terus bersembunyi di balik pintu kamar.

Beberapa waktu kemudian, pelaku ikut naik ke lantai dua. Sesampainya di lantai dua, korban terlihat bermain handpone di depan kamar.

Saat itu, wanita berambut panjang ini sempat menaruh curiga seperti ada orang tak dikenal masuk ke dalam rumah dan berada persis di bagian belakannya.

Wanita kelahiran Sukawati ini, menurut pelaku dikutip Kombes Jansen, sempat kaget ketika membalikkan badan melihat ada bocah di belakangnya.

“Dari keterangan pelaku, korban berteriak maling, maling, kurang lebih 5 kali. Pelaku bergegas mendekati dan mendorong korbanke belakang hingga korban jatuh tersungkur di atas kasur. Pelaku sempat membekap mulut korban yang saat itu terus meronta,” beber Kombes Jansen.

Saat itu juga, bocah ini melakukan penganiayaan dengan menggunakan pisau yang sudah dibawa dari rumah.

Komentar


VIDEO TERKINI