Tahun 2021 Jadi Momentum Persiapan Hadapi Puncak Bonus Demografi

Sabtu, 2 Januari 2021 15:03

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Indonesia diperkirakan mengalami puncak bonus demografi 2040. Menjelang 20 tahun itu, Indonesia perlu mempersiapkan diri dengan kehadiran banyaknya lapangan kerja. Pasalnya pada puncaknya itu, usia produktif di Indonesia bakal berlimpah.

“Kita akan dihadapkan pada persoalan masa depan. Antara lain, bonus demografi pada 2030 dan puncaknya pada 2040. Artinya jumlah usia produktif komposisinya akan jauh lebih besar. Kita perlu solusi untuk mengantisipasi bonus demografi ini dengan peningkatkan lapangan kerja,” kata pakar hukum pembangunan ekonomi UKI Dhaniswara K Harjono kepada wartawan, Sabtu (2/1).

Dhaniswara yang juga rektor UKI tersebut mengatakan, ketersediaan lapangan kerja yang begitu banyak berawal dari kemudahan dalam investasi. Jika perizinan usaha untuk berinvestasi diberikan pemerintah, maka modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Anggaran modal untuk investasi bisa dieksplor lebih luas lagi. “Tentunya tenaga kerja dibutuhkan cukup banyak pula,” ujar Dhaniswara.

Dia berpendapat bahwa Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) menjadi momentum untuk pertumbuhan bisnis dan investasi di Tanah Air. Sebab, UU Cipta Kerja yang terdiri atas 116 pasal itu mampu merevisi 77 UU sebelumnya yang ternyata isinya saling tumpang tindih.

UU Cipta Kerja juga menyentuh masalah perizinan dan penanaman modal. Implementasi dari UU itu sebagai upaya meningkatkan investasi yang akan membuka lapangan kerja lebih luas.

Komentar