11 Tenaga Medis Gugur karena Covid-19, Ketua IDI Sulsel: Itulah Konsekuensinya

Minggu, 3 Januari 2021 18:31

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDi) Sulawesi Selatan, dr. Ichsan Mustari

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDi) Sulawesi Selatan, dr. Ichsan Mustari mengatakan, banyaknya tenaga medis yang gugur lantaran terpapar Covid-19, sudah berbanding lurus dengan jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

Ia menyebut semakin banyak pasien yang masuk ke rumah sakit, maka semakin tinggi pula tingkat penularan para nakes untuk terpapar Covid-19.

“Itu sudah konsekuensi teman-teman (tenaga medis),” kata dr Ichsan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sulsel.

Kendati perannya sebagai ketua IDI Sulsel, ia mengaku selalu memberikan motivasi kepada para tenaga medis khususnya yang melayani pasien Covid-19, untuk menyadari bahwa profesinya sangat rentan untuk terjangkit virus dan dianjurkan untuk hidup berdampingan.

“Inilah konsekuensinya, kita semua tahu bahwa sangat rentan teman-teman tenaga medis terpapar, tapi saya juga selalu sampaikan bahwa masyarakat juga harus patuh agar tenaga medis yang terpapar bisa sehat,” ungkapnya.

Sebelumnya berdasarkan data Tim Mitigasi IDI per 31 Desember 2020, tercatat sebanyak 11 tenaga medis di Sulawesi Selatan meninggal disebabkan Covid-19. Di antaranya Kota Makassar 9 tenaga kesehatan dan Bulukumba serta Selayar, masing-masing 1 tenaga medis. (Anti/fajar)

Komentar