Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemprov Sulsel Tambah Okupansi Hotel dan Rumah Sakit

Minggu, 3 Januari 2021 20:34

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan guna mengantisipasi lonjakan kasus dan pasien Covid-19 yang terus meningkat tajam, pihaknya akan melakukan penambahan okupansi rumah sakit dan hotel.

Hal itu diungkapkan dalam pertemuan konsolidasi dengan dinas yang bersangkutan dan pimpinan rumah sakit guna. Dalam pertemuan itu, pihaknya membahas soal kapasitas tempat tidur, ruang isolasi, okupansi hotel, dan langkah-langkah penanganan Covid-19.

Menurutnya penambahan kapasitas tempat tidur isolasi rumah sakit, penambahan hotel karantina termasuk di kabupaten/kota, menjadi salah satu upaya pencegahan Covid-19.

“Sebenarnya hotel-hotel kita sama dengan rumah sakit darurat. Karena sudah ada tenaga medis, obat-obatan yang beragam,” ucapnya.

Ia menjelaskan angka kasus mengalami peningkatan lantaran pemeriksaan spesimen ikut naik hingga dua kali lipat.

“Memang perkembangan kasus juga sangat signifikan kenaikannya. Tentu yang pertama kami ingin mendengar sejauh mana kesiapan kita menghadapi kondisi ini. Terutama urusan rumah sakit yang menjadi penyangga utama maupun rumah sakit penyangga lain,” kata Nurdin.

Nurdin menyampaikan strategi di awal saat Covid-19 ada di Sulsel, penanganan pasien dikategorikan antara yang bergejala dan tidak bergejala.

“Oleh karena itu kami dari awal Covid-19 kita sudah berbagi yang OTG kita rawat Wisata Covid-19. Yang ada komorbid kita masukan ke rumah sakit. Namun, saya lihat terakhir ini, segala yang positif semuanya mengarah ke rumah sakit. Makanya perlu edukasi dan sosialisasi kita lebih gencar lagi ditambah strategi kita,” sebutnya. (anti/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI