Dinas Sosial Gowa Bungkam Soal Warganya yang ‘Dibuang’ Anak Kandung

Minggu, 3 Januari 2021 11:39

Daeng Bollo

FAJAR.CO.ID, GOWA — Daeng Bollo, 60, masih tak bisa melupakan sikap tiga anak kandungnya, yang membuang dirinya saat menderita lumpuh layu hingga saat ini.

Warga sekitar, Daeng Sompa, yang rela merawat wanita yang sudah kurus kelontang itu mengatakan, ia belum mendapat bantuan dari pemerintah karena terkendala di administrasi.

Kartu Keluarga (KK) milik Daeng Bollo diambil oleh anaknya yang kini menghilang entah ke mana. Kini ia tak punya apa-apa, selain Daeng Soma yang rela merawat dirinya selama ini.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gowa, Syamsuddin Bidol memilih bungkam. Beberapa kali ditanyakan terkait hal ini oleh jurnalis Fajar.co.id tak direspons.

Pesan singkat dan beberapa kali panggilan telepon tidak dibalas sejak Sabtu malam, (2/1/2021) sampai dengan hari ini, Minggu pagi (3/1/2021).

Saat ini Daeng Bollo tinggal sendiri di sebuah gubuk kayu di Dusun Bontolebang, Desa Patallasang.Daeng Sompa bilang, ketiga anak kandung Daeng Bollo enggan merawat orang yang melahirkannya itu.

Pernah salah satu dari anaknya datang mengambil dan merawat Daeng Bollo. Namun berselang dua bulan kemudian, dia datang lagi dan menyerahkan kepada Daeng Sompa untuk merawat Daeng Bollo.

“Pernah diambil anaknya. Dua bulan kemudian, dikembalikan lagi. Tidak mau dipelihara keluarganya. Tidak mau diurus. Tidak bisa jalan apa segala macam. Iye (lumpuh),” kata Daeng Sompa.

Komentar