Dipimpin Bupati ASA, 132 KM Jalan dan 5 Jembatan Baru Rampung Tahun 2020

Minggu, 3 Januari 2021 20:32

Perbaikan jalan di Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan telah rampung, pemuda dan pemudi setiap sore hari memanfaatk...

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Perhatian Pemkab Sinjai dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan terus dilakukan. Tercatat, sepanjang 132 kilometer jalan dan lima jembatan baru permanen rampung dikerjakan pada tahun 2020.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut tersebar di delapan Kecamatan se-Kabupaten Sinjai. Pihaknya mendorong pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di tahun kedua kepimpinannya guna membuka akses transportasi dan daerah terisolir.

Berbagai tantangan dihadapi lulusan Magister Monash University, Australia itu dalam merealisasikan hal tersebut. Terutama pada saat pengusulan dana pinjaman daerah sebesar Rp185 miliar.

“Berbagai penolakan dilontarkan oleh masyarakat waktu itu tapi kami tetap berupaya agar program ini bisa terlaksana,” kata Bupati ASA.

Oleh karena itu, pihaknya memprioritaskan pembangunan jalan di pelosok desa. Dengan harapan dapat membuka akses yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Terbukti, jalan yang puluhan tahun rusak berat dan terisolir, kini telah mulus di tangan suami Andi Nurhilda Daramata Seto itu. Hal ini berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakatm

“Jika jalan mulus maka potensi desa bisa digenjot, baik wisata, hasil bumi dan potensi lainnya bisa bergairah, sehingga ekonomi masyarakat bisa tumbuh, itu menjadi harapan kami,” bebernya.

Selain itu, menantu HM Nurdin Halid ini meminta peran masyarakat untuk mengawasi pembangunan infrastruktur tersebut. Jika masih ada yang kurang berkualitas, maka segera dilaporkan untuk dibenahi. Apalagi, saat ini masih memasuki masa pemeliharaan.

“Saya juga melakukan pengawasan bagaimana pelaksanaannya, saya juga sudah minta ke Pak Kadis PUPR untuk diperhatikan, apalagi masih masa pemeliharaan, jika ada yang rusak, silakan laporkan,” tambahnya.

Siswi SMP 4 Kecamatan Sinjai Timur, Nurhidayah menyampaikan terima kasih atas pembangunan jembatan baru Kalamisu. Jembatan yang menghubungkan Desa Salohe Kecamatan Sinjai Timur dengan Desa Aska Kecamatan Sinjai Selatan juga rampung akhir tahun 2020.

Nurhidayah tak lagi khawatir seragam sekolahnya basah karena menyeberang sungai ke sekolahnya. Bahkan, sepatu yang ia genggam saat melintasi sungai kerap terbawa arus dan tidak dapat diselamatkan.

“Sering sekali sepatu saya terbawa arus, tidak bisa diselamatkan karena membahayakan nyawa kami,” terangnya. Selain itu, siswa kelas II SMP ini juga kadang ke sekolah melewati jalur Labettang, Desa Palae. Itu dilakukan jika arus sungai sangat deras dan ketinggian di atas perut orang dewasa.

“Kalau lewat Labettang jauh sekali, sekarang sudah ada jembatan, sudah dekat kami ke sekolah, tidak khawatir lagi terlambat, terima kasih, Pak ASA,” tutupnya. (sir/fajar)

Bagikan berita ini:
1
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar