Hamdan Zoelva: FPI Bukan Ormas Terlarang seperti PKI

Minggu, 3 Januari 2021 22:10

Ilustrasi. Laskar FPI. Foto Ricardo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menilai Organisasi Front Pembela Islam (FPI), bukan seperti Partai Komunis Indonesia (PKI) yang jelas dilarang beraktivitas dan menyebar simbol-simbolnya.

“FPI bukan Ormas terlarang seperti PKI, tetapi organisasi yang dinyatakan bubar secara hukum dan dilarang melakukan kegiatan yang menggunakan lambang atau simbol FPI,” jelas Zoelva lewat keterangan tertulisnya, Ahad (1/3).

Dia menjelaskan, tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana.

“Sekali lagi objek larangan adalah kegiatan yg menggunakan simbol atau atribut FPI oleh FPI,” katanya.

Kata dia, hal ini berbeda dengan PKI yang jelas merupakan partai terlarang yang tertuang dalam Undang-undang.

“Beda dengan Partai Komunis Indonesia yang merupakan partai terlarang dan menurut UU 27/1999 (Pasal 107a KUHPidana) menyebarluaskan dan mengembangkan ajaran Komunisme/ Marxisme-Leninisme, adalah merupakan tindak pidana yang dapat dipadana” katanya.

Menurutnya, putusan MK No. 82/PUU-XI/2013, Ada tiga jenis Ormas yaitu Ormas berbadan Hukum, Ormas Terdaftar dan Ormas Tidak terdaftar. Ormas tidak terdaftar tidak mendapat pelayanan pemerintah dalam segala kegiatannya, sedangkan Ormas terdaftar mendapat pelayanan negara.

Bagikan berita ini:
1
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar