66.640 Nakes Akan Divaksinasi di Sulsel

Seorang petugas kesehatan, Pawel, menerima vaksinasi COVID-19 di Rumah Sakit di kota Warsawa, Polandia. Sejumlah negara di Eropa memulai vaksinasi COVID-19 kepada warganya. ANTARA FOTO/REUTERS/Kacper Pempel/pras.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Ichsan Mustari, mengatakan berdasarkan koordinasi dengan staf Dinas Kesehatan, rencananya sebanyak 30 ribu unit vaksin akan didistribusikan ke Sulsel hari ini.

Hal itu lantaran persiapan jelang launching pelaksanaan vaksinasi yang akan digelar pada 14 Januari 2021 dan dilakukan secara serentak di Indonesia.

Ichsan menyebut untuk tahap pertama ini, jatah vaksin di Provinsi Sulsel sebanyak 66.640 unit dengan 66.640 tenaga kesehatan yang menjadi orang pertama divaksin, mengingat intensitas kerawanan terserang virus Corona sangat tinggi.

“Jadi saya koordinasi dengan staf bahwa hari ini 30 ribu datang vaksin tapi diharapkan sampai tanggal 12 Januari itu sudah bisa didistribusikan ke 24 Kabupaten kota supaya tanggal 14 kita bisa lauching serentak,” kata Ichsan, Senin (4/1/2021).

Kendati, Ketua IDI Sulsel itu tak menampik bahwa bisa saja tenaga kesehatan yang divaksin tidak sesuai dengan angka yang ditetapkan yakni 66.640 orang. Mengingat tidak semua orang bisa divaksin.

Ichsan menjelaskan, mereka yang divaksin harus memiliki imunitas tubuh yang kuat dan sehat. Sehingga bagi yang memiliki riwayat komorbit tidak terkontrol maka tak akan dilakukan vaksinasi.

“Misalnya dia punya komorbit tapi tidak terkontrol yah itu perlu difikirkan, kecuali dia punya penyakit dikontrol, tentu itu bisa. Sama seperti asma atau sesak nafas ini juga sebaiknya tidak divaksin,” jelasnya

Komentar


KONTEN BERSPONSOR