Kasus Kematian 6 Pengawal HRS, Munarman: Mata Dunia Tertuju pada Kinerja Sistem Hukum Indonesia

Senin, 4 Januari 2021 15:31

Laskar FPI yang ditembak mati polisi (ist)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Deklarator Front Persatuan Islam (FPI) Munarman berharap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), bisa mengusut secara tuntas kasus kematian enam laskar Front Pembela Islam, yang ditembak kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Karawang, Jawa Barat.

Termasuk, sampai membongkar sutradara dari kasus itu. “Pembantaian enam pengawal HRS harus diusut tuntas hingga ke otak perencananya,” kata Munarman yang pernah berstatus Sekretaris Umum Front Pembela Islam saat dihubungi jpnn.com, Senin (4/1).

Munarman, kasus kematian enam laskar sudah menjadi perhatian internasional, sehingga penting bagi Komnas HAM mengusutnya hingga tuntas.

Tanpa penuntasan kasus tersebut, dunia internasional akan meragukan kredibilitas hukum di Indonesia.

“Kasus ini sudah ke level dunia internasional, mata dunia tertuju pada kinerja sistem hukum Indonesia, apakah masuk unwilling atau unable. Bila kedua indikasi ini terjadi, rezim akan dikenang sebagai rezim yang zalim,” kata Munarman. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
1
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar