Ketua Umum PA 212 Penuhi Panggilan Polisi, Terkait Aksi 1812

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif memenuhi penggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Slamet yang menggunakan baju gamis itu diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan dalam aksi 1812.

Aksi yang dilakukan di sekitar Istana Negara itu dilakukan menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab.

Kepada awak media Slamet mengakui tak mengatahui pemanggilan dirinya dalam kasus aksi 1812 tersebut.

Pasalnya, pada aksi 1812 dirinya belum sampai ke lokasi, tapi aksi tersebut sudah dibubarkan kepolisian.

“Saya peserta dan saya belum hadir (aksi) sudah dibubarkan terlebih dahulu. Saya dipanggil sebagai saksi tapi saya belum tahu saksi untuk siapa,” kata Slamet di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2021).

Kendati tak mengetahui perihal pemanggilan dirinya, sebagai warga negara yang baik Slamet menyebut dirinya harus memenuhi panggilan polisi.

Selain itu, ia juga mengklaim dirinua akan kooperatif dalam pemeriksaan kali ini.

“Ya biasa aja kan dimintai keterangan sebagai saksi ya kita kooperatif aja,” ujarnya.

Untuk diketahui, aksi 1812 tersebut digelar untuk menuntut pembebasan Rizieq Shihab dan tewasnya 6 Laskar FPI.

Aksi digelar di sekitar Istana Negara, Jakarta. Namun aksi itu langsung dibubarkan aparat kemanan.

Itu sebagai tindakan pencegahan kerumunan yang bisa memicu penularan dan penyebaran Covid-19.

  • Bagikan