Prof Ariel: Bubarkan Ormas Tanpa Pengadilan, Ada yang Masih Nanya Otoriternya di Mana?

Senin, 4 Januari 2021 11:21

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (BPMI Sekretariat Presiden)

Namun, ada pihak yang paling bersemangat membebaskan tersangka dari ancaman hukuman pidana adalah mereka yang ngaku paling benci atau dirugikan perilaku tersangka.

“Pihak yang berharap ada proses pengadilan untuk kasus ini, malahan di-bully,” katanya.

Prof Arel mengatakan, tuntutan pembubaran FPI sudah bertahun disuarakan. Dirinya memaklumi mengapa tuntutan itu ada. Tapi dia tidak yakin pembubaran bukan cara terbaik.

“Tapi sejak awal saya tidak yakin itu cara terbaik mengatasi masalah besar yang mengganggu,” katanya.

Lebih lanjut Pof Ariel menilai, negara otoriter memang mengerikan. Tapi menurutnya, yang lebih mengerikan adalah masyarakat pencinta penguasa otoriter yang bersorak-sorai memuja keganasan otoriterisme itu. (dal/fin).

Komentar


VIDEO TERKINI