Abu Bakar Ba’asyir Bebas, Novel Bamukmin: Tanpa Campur Tangan Rezim

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir (Dok.JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir dijadwalkan bebas dari Lapas Gunung Sindur Bogor, pada Jumat 8 Januari 2021.

Pembebasan pendiri Pondok Pesantren Ngeruki itu dinilai tak ada ada kaitannya dengan intervensi pemerintah dalam pembebasan tersebut.

Demikian disampailan Wasekjen DPP PA 212 Novel Bamukmin saat dihubungi Pojoksatu.id, Selasa (5/12/2021). “Pembebasan KH Abu bakar Ba’asyir jelas berdiri sendiri tanpa campur tangan rezim,” kata Novel.

Menurut Novel, Abu Bakar Ba’asyir dibebaskan karena masa tahanan telah Habis.

Abu Bakar sendiri menjalani 15 tahun penjara di sel khusus Blok D tahanan teroris Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Karena memang masa waktu tahanan telah habis namun ulah dari rezim ini adalah mengkriminalisasi (ulama),” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir akan dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (8/1/2021).

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti mengatakan, Ba’asyir akan bebas karena masa pidananya selama 15 tahun telah usai.

“Yang bersangkutan akan dibebaskan pada 8 Januari 2021 sesuai dengan tanggal ekspirasi atau berakhirnya masa pidana,” kata Rika, Senin (4/1/2021).

Rika menuturkan, dalam pembebasan Ba’asyir nanti, Ditjen Pemasyarakatan akan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Detasemen Khusus 88 Antiteror.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR