Listrik Apung

Selasa, 5 Januari 2021 08:00

Disway

Oleh: Dahlan Iskan

DANAU ini akan menjadi penghasil listrik tenaga surya terbesar di Indonesia: Danau Cirata.

Tenaga surya itu akan diapungkan di atas danau. Mengapung di atas air. Listrik yang dihasilkan: 100 MW. Itu luar biasa besar untuk ukuran proyek listrik tenaga surya. Yang selama ini, proyek paling besar, hanya sekitar 1 MW. Itu pun tidak banyak.

Mendengar kata 100 MW, pertanyaan saya langsung begini: seberapa luas hamparan panel suryanya nanti?

Saya bisa bayangkan: pasti luas sekali. Setiap 1 MW tenaga surya memerlukan tanah 100 hektare. Kalau di atas tanah.

Tentu di atas danau pun akan sama. Ternyata benar. Untuk proyek PLTS di Danau Cirata itu panel suryanya akan seluas 200 hektare. Hampir sama dengan 200 lapangan sepak bola.

Tentu, di Danau Cirata itu tidak masalah. Luas permukaan air Danau Cirata 62 km2 –terluas di Jawa. Letaknya di antara Kabupaten Purwakarta, Bandung Barat dan Cianjur. Kalau Anda naik mobil dari Jakarta ke Bandung, lewat tol, posisi danau itu di kanan jalan. Tentu tidak terlihat dari jalan tol. Jauh di balik gunung di arah barat sana.

Pemilik proyek itu adalah PT PJB –anak perusahaan PLN. Bekerja sama dengan Masdar Corporation dari Uni Emirat Arab (UEA). Water breaking-nya –pengganti istilah ground breaking– sudah dilakukan bulan lalu.

Komentar