Soal Tuntutan BEM UI, Husin Alwi: Patut Diduga Sudah Terpapar Radikalisme

Selasa, 5 Januari 2021 16:31

Husin Alwi Shihab (@husinShihab)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sikap Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang menyoal Surat Keputusan Bersama (SKB) 6 pejabat tinggi Kementerian dan Lembaga terkait pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI) menuai pro kontra.

Ketua Cyber Indonesia Husin Alwi Shihab bahkan menduga pengurus BEM UI sudah terpapar radikalisme. Jika hal itu benar, dia menyayangkan kampus sebesar UI bisa disusupi paham terlarang itu.

“Patut diduga BEM UI sudah terpapar radikalisme. Ironis, UI sebagai kampus senior di Indonesia kok bisa punya anak didik yang gak sadar akan bahaya FPI?,” kata Husin di akun Twitter miliknya, Selasa (5/1/2021).

Sebelumnya, dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh BEM UI, ada 5 tuntutan terkait dengan penerbitan SKB Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut, serta Penghentian Kegiatan FPI.

“Mendesak negara untuk mencabut SKB tentang Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut serta Penghentian Kegiatan FPI dan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut serta Penghentian Kegiatan FPI;” demikian poin pertama pernyataan sikap BEM UI.

Poin selanjutnya yang disampaikan oleh BEM UI adalah mengecam segala tindakan pembubaran organisasi kemasyarakatan oleh negara tanpa melalui proses peradilan, sebagaimana termuat dalam UU Ormas.

Lebih lanjut, pihak BEM UI juga menyatakan kecamannya terhadap pemberangusan demokrasi dan upaya pencederaian hak asasi manusia sebagai bagian dari prinsip-prinsip negara hukum.

Bagikan berita ini:
9
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar