Temuan Drone Laut, Seperti Ini Pernyataan Kementerian Pertahanan

Selasa, 5 Januari 2021 14:18

Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memimta publik tidak berspekulasi atas temuan Seaglider atau drone laut yang ditemukan seorang nelayan di wilayah perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/12).

Urusan Seaglider disebutkan Kemenhan, akan diteliti dengan cermat oleh TNI Angkatan Laut.

Permintaan dari Kemenhan itu seperti disampaikan juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangan resminya kepada awak media, Selasa (5/1).

“Kementerian Pertahanan mengajak publik tidak berpolemik yang kontraproduktif,” kata Dahnil.

Ia menjelaskan, seperti keterangan TNI AL, Seaglider biasanya juga digunakan untuk keperluan survei bawah laut atau oseanografi. Namun, TNI AL belum menentukan kegunaan dari Seaglider yang ditemukan nelayan Selayar.

“Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap rakyat Indonesia terus mendukung TNI bekerja keras untuk pertahanan Indonesia dan mari bersama memperkuat pertahanan rakyat semesta untuk memastikan NKRI yang lebih kuat,” tutup Dahnil.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono memerintahkan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut untuk meneliti Seaglider yang ditemukan seorang nelayan di wilayah perairan Selayar.

Yudo mematok waktu bagi Pushidros TNI AL meneliti seaglider selama sebulan.

Pushidros TNI AL bisa melakukan kerja sama dengan Kementerian Pertahanan untuk mengetahui dari mana asal Seaglider.

“Saya beri waktu satu bulan pak Kapushidros untuk bisa menentukan atau membuka hasilnya biar ada kepastian,” katanya saat menyampaikan konferensi pers di Gedung Pushidorsl, Ancol, Jakarta Utara, Senin (4/1).

Komentar