Jenderal Idham Azis Surati Jokowi, Irjen Argo Yuwono: Tidak Mengajukan Nama

Rabu, 6 Januari 2021 14:05

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila sampai saat ini ekspektasi masyarakat terhadap Polri belum maksimal (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kapolri Jenderal Idham Azis mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam surat tersebut, Idham Aziz menyampaikan bahwa masa baktinya hanya tinggal beberapa pekan saja.

Karena itu, Idham Azis meminta Presiden agar secepatnya menujuk calon Kapolri untuk menggantikan dirinya.

Surat Kapolri itu diserahkan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Kepresidenan.

Kabar itu dibenarkan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

“Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan bahwa dirinya telah mengajukan surat permohonan penunjukan penggantinya kepada Presiden Joko Widodo,” ungkap Argo.

Akan tetapi, sambung Argo, Kapolri dalam surat itu sama sekali tidak mengajukan nama untuk menjadi calon penggantinya.

“(Kapolri) tidak mengajukan nama, hanya menyampaikan (bahwa) akan memasuki masa pensiun 1 Februari 2021,” tegasnya.

Untuk diketahui, Jenderal Polisi Idham Azis akan memungkasi masa pengabdian di Polri pada akhir Januari 2021.

Sederet nama kandidat disebut-sebut menjadi calon kuat sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu. Terlebih dalam sebulan terakhir.

Dalam aturan, calon Kapolri disyaratkan harus merupakan jenderal bintang tiga atau Komjen.

Perkembangannya, muncul sejumlah nama yang dinilai sebagai kandidat kuat menjadi Tri Brata 1.

Pertama, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang saat ini menjabat sebagai Wakapolri.

Komentar