Kabar Terbaru Jenazah Dua Teroris Kelompok JAD di RS Bhayangkara Makassar

Rabu, 6 Januari 2021 18:13

Polisi berjaga di sekitar RS Bhayangkara Makassar. (Ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Jenazah teroris dari Jemaah Asharut Daulah (JAD) Sulsel, hingga sore ini masih berada di RS Bhayangkara, Makassar, Rabu (6/1/2021) pukul 17.56 Wita.

Pantauan di lokasi, salah satu jenazah telah dibalut dengan kain putih. Petugas medis sempat membawa jenazah itu ke luar ruang otopsi, lalu dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau freezer yang tak jauh dari ruang otopsi tersebut.

Proses pemindahan itu pula dikawal ketat oleh sejumlah aparat kepolisian bersenjata laras panjang. Sejumlah mobil ambulans saat itu juga disiagakan di rumah sakit tersebut.

Tonton Juga : Dua Terduga Teroris Tewas Ditembak Polisi di Makassar

Sebelumnya pula, sempat ada beberapa orang yang diduga sanak keluarga jenazah yang datang ke pos penjagaan RS Bhayangkara. Mereka sempat bertanya dengan petugas yang sedang piket. Namun entah apa yang mereka tanyakan.

Setelah itu mereka kembali ke arah samping ruang otopsi. Sejumlah awak media juga hingga sore menjelang magrib ini masih berada di rumah sakit Polri tersebut. Begitu pula dengan aparat kepolisian bersenjata laras panjang tadi.

Sebelumnya diberitakan, 20 orang teroris dari jaringan Jemaah Asharut Daulah (JAD) di Sulsel diamankan Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Perumahan Villa Mutiara, Jalan Boulevard, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Rabu (6/1/2021)

Dua di antaranya tewas tertembak yakni MR dan SA yang sampai sore ini masih berada di ruang otopsi RS Bhayangkara.

Ada juga satu di antaranya lagi terkena luka tembak berinisial I. Ketiganya melawan aparat saat hendak ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

“Penindakan oleh Densus 88 Anti Teror terhadap jaringan kelompok teroris di perumahan Villa Mutiara biru Makassar sebanyak 20 orang. Dua tewas, satu tertembak,” jelas Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam. (Ishak/fajar)

Tonton Juga : Dua Terduga Teroris yang Tewas Tertembak Pernah Terlibat Pengeboman Gereja di Filipina

Komentar