Kasus Covid-19 Meningkat, Disdik Bakal Sanksi Sekolah yang Nekat Tatap Muka

Rabu, 6 Januari 2021 15:56

ILUSTRASI.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar batal menggelar sekolah tatap muka yang sudah direncanakan awal bulan Januari ini.

Hal tersebut dikarenakan penyebaran covid-19 di kota Makassar masih belum menunjukan tanda-tanda penurunan, bahkan belakangan ini angka pertumbuhan kasus justru meningkat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan menuturkan, pemerintah bakal menerapkan sanksi yang tegas jika masih ada Sekolah yang nekat memberlakukan pembelajaran tatap muka.

“Sampai saya menemukan sekolah yang melakukan (pembelajaran) tatap muka, maka yakin mereka akan berhadapan dengan hukum,” tegas Irwan saat ditemui di Kantor Disdik Makassar, Jalan Anggrek, Rabu (6/1/2020).

Artinya, pembelajaran daring atau online masih akan diterapkan kedepan. Setidaknya hingga kasus Covid 19 di Makassar melandai.

Irwan berujar sanksinya sudah jelas di atur pada Perwali No 51 tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Olehnya, Ia meminta seluruh masyarakat, khususnya wali murid untuk bersabar, karena saat ini Makassar belum dapat melaksakan pembelajaran tatap muka.

“Saya selalu mengatakan begini, pendidikan sangatlah penting, kesehatan juga pending, apalagi ekonomi itu sangat penting, tapi jika menyandingkan ketiganya kita harus memilih kesehatan dulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar berencana membuka sekolah tatap muka pada bulan Januari ini, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan sehingga pembelajaran tatap muka harus dipending. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
3
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar