Perwali Tak Ampuh Tekan Kasus Covid-19, Pemkot Makassar Wacanakan Buat Perda

Rabu, 6 Januari 2021 21:11

Ilustrasi pelanggar protokol kesehatan. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus Covid-19 di Kota Makassar terus mengalami peningkatan belakangan ini. Peraturan Daerah (Perda) kini diwacanakan.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, Perda penting untuk diterbitkan demi mendukung langkah pencegahan Covid-19 selama ini. Seperti memakai masker.

“Ada rencana. Perda penting, untuk memantapkan pondasi kita dalam penerapan protokol kesehatan di new normal,” ungkap Rudy, Rabu (6/1/2021).

Menurut Rudy, Perda akan mendorong masyarakat untuk lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan. Apalagi dari segi sanksi Perda lebih kuat jika dibandingkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang selama ini menjadi payung hukum pencegahan Covid 19 di Makassar.

“Sedangkan perda diperlukan pada saat kita sudah menemukan suatu track yang benar, bahwa menangani covid seperti ini, dan bagaimana pola hidup new normal sudah jelas. Itulah nanti kita tuangkan dalam perda,” paparnya.

Untuk itu, ia berharap Perda bisa dibahas dan diterbitkan secepatnya. Mengingat waktu dan prosesnya yang memakan waktu lebih lama dibanding Perwali.

“Saya kira perda covid itu penting, tetapi itu membuat perda tidak segampang buat perwali. Pertama butuh waktu yg panjang, padahal kita butuh saat ini,” tandasnya.

Sebelumnya, rancangan peraturan daerah (Ranperda) New Normal disepakati diusul pada program legislasi daerah (Prolegda) 2021 bersama 25 Ranperda lainnya, dewan berharap sanksi berat bisa diterapkan bagi pelanggar protokol.

Komentar


VIDEO TERKINI