PPATK Bekukan 59 Rekening Terkait FPI, Terindikasi Tindak Pidana Pencucian Uang

Rabu, 6 Januari 2021 10:47

Front Pembela Islam (FPI)

Nantinya, PPATK akan menyampaikan hasil analisa dari pembekuan rekening tersebut kepada penegak hukum.

“Untuk kemudian dapat ditindaklanjuti dengan proses penegakan hukum oleh aparat penegak hukum yang berwenang,” tandasnya.

Sebelumnya, tim hukum FPI menyebut ada dua rekening yang dibekukan usai pembubaran.

“Ada dua rekening yang sudah diblokir,” kata Sugito kepada JPNN, Selasa (5/1/2020).

Dua rekening itu, kata Sugito, salah satunya atas nama organisasi dan yang lainnya atas nama pribadi, atas nama Irvan Ghani.

“Rekening BCA yang diblokir (milik Irvan Ghani),” tambah Sugito.

Rekening Irvan itu, kata Sugito, digunakan FPI untuk menggalang dana enam laskar FPI yang ditembak polisi.

Uang hasil penggalangan dana dimaksud juga sudah diserahkan kepada pihak keluarga sebelum akhinya rekening tersebut diblokir.

Sugito curiga, pembekuan rekening tersebut dikehendaki oleh pihak tertentu.

Kendati demikian, ia tak mengungkap pihak mana yang dia maksud.

“Saya khawatir kemauan pihak tertentu,” ujarnya. (pojoksatu/fajar)

Komentar