Tidak Semua Warga Bisa Divaksin, Gubernur Sulsel Tegaskan Pentingnya Data Klinis

Rabu, 6 Januari 2021 15:45

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Data klinis tenaga kesehatan sebagai orang pertama yang akan divaksin pada 13 Januari mendatang menjadi sangat penting. Lantaran diketahui tidak semua orang dapat melakukan vaksinasi.

Hal itu diungkapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Rabu (6/1/2021). Menurutnya meskipun vaksin jenis Sinovac sudah melalui 3 tahapan uji klinis, namun tetap saja, ada orang-orang yang tidak dianjurkan untuk divaksin.

“Memang ada kriteria yang harus memenuhi syarat orang-orang yang harus divaksin. Makanya saya bilang ke Dinkes data klinis ini penting,” kata Nurdin.

Diketahui adapun orang-orang yang tidak dianjurkan untuk divaksin adalah mereka yang memiliki riwayat alergi, penyakit gangguan sistem imun, penyakit kronis, penyintas Covid-19, sedang sakit ringan, sedang hingga berat dan ibu hamil maupun menyusui.

Lebih jauh, dirinya meminta kepada kepala daerah di 24 kabupaten kota di Sulsel, agar segera menyetorkan data klinis untuk tenaga kesehatan di tahap pertama ini

Kendati, Eks Bupati Bantaeng itu tak menampik bahwa akan ada efek samping yang dirasakan bagi warga yang sudah divaksin, apabila memiliki imun tubuh yang rendah.

“Namanya vaksin pasti ada demam dan sebagainya, tapi ada juga yang tidak sakit, tergantung imun,” bebernya.

Sementara saat dikonfirmasi mengenai wacana pemerintah pusat yang akan menggelar simulasi vaksinasi bagi seluruh pemimpin daerah dimasing-masing wilayah, Nurdin menuturkan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Kita tunggu petunjuklah, karena sekarangkan vaksin yang ada untuk tenaga kesehatan. Sesuai petunjuk yang ada, vaksinnya untuk nakes,” bebernya. (Anti/fajar)

Bagikan berita ini:
3
6
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar