Deratan Buku-buku Diduga Sumber Paham Radikal Terduga Teroris di Makassar

Kamis, 7 Januari 2021 20:24

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Deretan buku-buku kegamaan milik para terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror d Makassar diamankan polisi, sejak Rabu (6/1/2021) kemarin.

Sedikitnya ada delapan buku agama berbagai judul berbeda-beda yang disita polisi yang dijadikan barang bukti, dari hasil penggeledahan para terduga teroris ini.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, memastikan, delapan buku-buku itu dianggap mengajarkan hal radikal yang membuat pembacanya ingin menjadi pelaku aksi teror.

“Buku-buku yang bersifat provokatif radikal yang tergelar dalam rilis tersebut,” katanya, Kamis (7/1/2021).

Buku-buku itu ditemukan di rumah milik terduga teroris di kawasan Villa Mutiara, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Sebelum buku itu didapat, Densus 88 sempat mendapat serangan dari para terduga teroris.

Tonton Juga : Selain Makassar, Polisi juga Buru Teroris Hingga ke Kabupaten Enrekang

Di antaranya ada yang melawan memakai senjata tajam dan senapan angin jenis PCP. Hingga akhirnya, dari 10 terduga teroris yang menyerang, dua di antaranya tewas tertembak yang berinisial MR dan SA.

Ada juga satu orang rekannya berinisial I terkena luka tembakan dan dirawat di RS Bhayangkara, Kota Makassar. Penangkapan 20 terduga teroris di Makassar, Gowa, dan Enrekang ini masih terus didalami polisi.

Apalagi para terduga ini sudah diintai oleh polisi sejak lima tahun terakhir. Selama itu, pihaknya melakukan penyelidikan dan mempelajari aktifitas para terduga ini.

“Yang bersangkutan (MR dan SA) telah dilakukan pengintaian dari tahun 2015 hingga 2021. Pada 2016 bersama keluarga pernah bermaksud bergabung dengan ISIS di Suriah, namun dibatalkan di Bandara Soekarno – Hatta,” jelas perwira tinggi dua bintang ini.(ishak/fajar)

Tonton Juga : Inilah Senjata Terduga Teroris di Makassar saat Melawan Petugas

Bagikan berita ini:
5
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar