Kesadaran Kolektif Putus Penularan Covid-19

Kamis, 7 Januari 2021 09:23

Warga mencuci tangan di tempat cuci tangan gratis di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (24//32020). Untuk mencegah...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sudah 10 bulan rakyat Indonesia hidup berdampingan dengan Covid-19.

Belakangan banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Akibatnya, kasus aktif Covid-10 di Indonesia meningkat tajam. Diperlukan kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kita tidak tahu sampai kapan pandemi Corona ini akan berakhir. Karena itu, kedisiplinan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) secara kolektif sangat dibutuhkan,” kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, dokter Sonny Harry B Harmadi di BNPB, Jakarta, Rabu (6/1).

Menurutnya, berdasarkan hasil riset, memakai masker dinilai sangat efektif. Karena dapat menghalau penyebaran aerosol uap yang mengandung virus. Terutama dari mulut penderita COVID-19 ketika berbicara tanpa memakai masker.

“Kalau nggak pakai masker, pada jarak kurang dari dua meter, kita akan kena. Kalau orang berteriak itu bisa memicu keluarnya droplet. Batuk juga bisa sampai dua meter. Bersin bisa sampai 6 meter,” imbuhnya.

Untuk itu, protokol memakai masker guna mencegah penyebaran virus Corona sangat penting dilakukan. Selain memakai masker, masyarakat juga perlu sering mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sonny menambahkan kesadaran untuk menerapkan 3M itu tidak hanya perlu disadari oleh tiap individu. Tujuannya adalah memutus rantai penularan wabah. “Yang kita butuhkan adalah konsistensi. Jadi ketika lengah 1 menit, maka 23 jam 59 menit dalam satu hari itu bisa sia-sia,” ucapnya.

Komentar


VIDEO TERKINI