Menginap di Rumah Teman Dikira Begituan, Pernikahan Anak Kembali Heboh

Kamis, 7 Januari 2021 21:24
Belum ada gambar

Pernikahan di bawah umur. (DOK.RadarLampung)

Meski demikian, pernikahan mereka tetap direstui oleh orang tua mereka. “Saya tidak tahu ceritanya, tiba-tiba mereka datang. Saya tanya, katanya mereka mau menikah. Saya tanya tidak terjadi apa-apa? mereka jawab tidak, karena sama-sama ingin menikah,” timpal kakek MD Tombok. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Lombok Tengah Mulardi Yunus menegaskan, proses pernikahan tersebut dilakukan langsung oleh tokoh agama (Toga) dan disaksikan masyarakat setempat.

Di mana, kata Mulardi, pasangan di bawah umur itu sudah cukup lama menjalin hubungan. Setelah awalnya mereka bertemu di Pantai Kuta. “Dari sana kemudian tumbuh benih-benih cinta di antara mereka. Kemudian mereka memilih menikah, meski masih duduk di bangku sekolah. Jadi status mereka masih pelajar,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa pihak kedua keluarga sempat melakukan komunikasi untuk melakukan penundaan pernikahan. “Namun karena cinta, mereka tetap melangsungkan pernikahan. Pernikahan ini juga dipicu akibat perceraian orang tua dan faktor ekonomi. Perempuan ini tinggal sama neneknya,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya sangat menyarankan kepada kedua mempelai untuk tetap melanjutkan pendidikan atau sekolahnya. Sedangkan Kepala Desa (Kades) Sukadana M. Syukur mengatakan jika kasus pernikahan dini tersebut, sama sekali tidak ia ketahui. “Makanya untuk kasus ini kami menyerahkan sepenuhnya ke Pemerintah Daerah (Pemda),” katanya.

Bagikan berita ini:
9
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar