Reshuffle Kabinet Jadikan Prabowo Sandi Menteri, Pengamat: 2–0 untuk Jokowi Ma’ruf

Kamis, 7 Januari 2021 18:46

ILUSTRASI. (IST)

“Seperti lagu ‘Macane Dadi Kucing’ (macannya jadi kucing), yang populer di kalangan masyarakat luas. Ini mungkin tak ada duanya di dunia,” sentilnya lagi.

Dengan gayanya yang khas dan tenang, Jokowi memainkan strategi ‘memangku lawan’ dengan memberi pangkat atau jabatan sehingga lawannya senang, padahal Jokowi menang lebih besar. “Seolah-olah seperti diangkat tapi sebenarnya dijatuhkan,” kata Cahyo.

Dalam analisa Cahyo, masuknya Prabowo dan Sandi ke Kabinet Jokowi ini membuat keduanya kalah dua kali. Pertama, Prabowo-Sandi dikalahkan Jokowi pada Pilpres 2019. Kalau hanya ini, kata Cahyo, kedua tokoh politik ini bisa saja maju lagi di tahun 2024, apalagi Jokowi tak lagi jadi rival.

“Sekarang, berapa banyak rakyat yang masih percaya kepada dua politisi ini?” tanya Cahyo retoris.

“Prabowo dan Sandi dianggap ingkar janji, mengkhianati para pendukungnya, yang dulu berjuang habis-habisan. Mereka bilang berjuang untuk rakyat, tapi ujungnya hanya untuk kepentingan pribadinya. Karakter Prabowo dan Sandi jatuh dan hancur, oleh perbuatan mereka sendiri,” katanya lagi.

Bagikan berita ini:
6
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar