Covid-19 Meningkat, Dokter Koboi: Makassar Jadi Episentrum Sulsel

Jumat, 8 Januari 2021 13:39

Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin SH

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kondisi penularan Covid-19 hingga saat ini, masih terus mengkawatirkan. Bahkan, awal tahun 2021 ini, masih terus meningkat.

Berdasarkan data yang ada, menunjukkan tren kenaikan positif Covid-19 di Sulsel. Dimana 1 Januari 2021 sebanyak 550 kasus, 2 Januari 2021 berjumlah 590 kasus, 3 Januari 2021 dengan 595 kasus, dan 4 Januari 2021 sebanyak 510 kasus, 5 Januari 2021 639 kasus, 6 Januari 2021 463 kasus, 7 Januari 2021 sebanyak 366 kasus. Terbanyak atau yang menjadi episentrumnya adalah di Kota Makassar.

Hal ini, mendapatkan perhatian luar biasa dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar.

Untuk itu, Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin SH, saat membawakan materi sosialisasi penanganan Covid-19 di depan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengurus Dharmawanita Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulsel di Ruang Pertemuan Perkimtan Sulsel, Jumat (8/1/2021), berharap agar dengan adanya peningkatan Covid-19 ini, menyadarkan masyarakat agar jangan menganggap remeh pandemi Covid-19 yang saat ini tingkat penyebarannya lebih massif akibat Klaster Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dan Klaster Liburan dari awal penyebaran virus corona.

“Untuk itu, IDI Kota Makassar mengimbau agar tetap waspada serta disiplin protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), sebab Makassar masuk zona merah, sehingga kebijakan pelonggaran aktivitas bisnis, perkantoran, sosial, dan pendidikan perlu diketatkan kembali. Dengan mematuhi 3 M itu, upaya yang paling efektif dan efisien bisa kita lakukan dalam menekan laju Covid-19,” terangnya.

Komentar