Dokter Tirta Ungkap Tes PCR Palsu, Polisi Ringkus Mahasiswa Kedokteran

Tirta Mandira Hudhi atau dr Tirta. (@dr.tirta/Instagram)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Polda Metro Jaya meringkus tiga pelaku pemalsu tes swab atau PCR palsu. Tiga tersangka MHA, EAD, dan MAIS mempromosikan praktek tes PCR tersebut melalui media sosial Instagram. Ketiga tersangka ini memasang tarif lebih murah dibandingkan tarif tes di setiap rumah sakit dan bandara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, awalnya MAIS mendapatkan data hasil swab PCR atas nama PT Bumame Farmasi. Kemudian dieditnya untuk kepergiannya ke Bali. “Ternyata saat pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta mereka lolos pemeriksaan dengan surat palsu tersebut,” ujar Yusri seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group) di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/1).

Saat tahu bisa lolos dengan surat swab PCR palsu, MAIS lalu memiliki ide untuk menjual hasil tes PCR palsu. Kemudian dia mengajak rekannya merealisasikan rencana jahatnya itu. “Lalu MHA kembali mengajak EAD, dan menggunggah di Instagram jika mereka bisa menyediakan surat swab PCR tanpa tes,” jelasnya.

Saat mengunggah di Instagram, sambung Yusri, ternyata diketahui oleh dokter yang juga influencer, dr Tirta. Dokter Tirta langsung mengunggah kembali unggahan itu. Akhirnya, PT Bumame Farmasi melapor ke Polda Metro Jaya. “Sampai PT. Bumame Farmasi akhirnya lapor ke Polda dan tim melakukan profiling. Tapi setelah viral, MHA menghapus postingan dan akun Instagram-nya,” katanya.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR