Kepsek di Daerah Terpencil Paling Cepat Lapor LHKPN

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Kecamatan Bontocani merupakan daerah pelosok di Kabupaten Bone. Berada di atas gunung perbatasan dengan Gowa, Maros, dan Sinjai.

Meski begitu kepala sekolah asal kecamatan paling jauh itu mendapatkan penghargaan dari Bupati Bone atas pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) paling cepat.

Kepala UPT SMP Negeri 4 Bontocani, Mustafa mengaku sudah tiga tahun berturut-turut melaporkan harta kekayaannya di KPK melalui situs e-LHKPN. “Yang saya laporkan tanah, dan kendaraan saya,” katanya usai menerima penghargaan Jumat (8/1/2020).

Kata dia, Bontocani itu akses untuk jaringan internet sangatlah susah. Makanya ketika ingin menginput laporan harus mencari jaringan. “Ada daerah tertentu yang ada jaringannya. Makanya kadang saya ke atas gunung untuk cari jaringan,” bebernya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bone sudah tiga kali mendapatkan penghargaan dari KPK sebagai daerah yang tingkat kepatuhan LHKPN paling tinggi. Wajib lapor untuk Kabupaten Bone sebanyak 3.140.

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengutarakan, selama tiga kali sudah mendapatkan penghargaan dari KPK, tentu ini harus ditingkatkan kedepannya lagi. “Sebenarnya sederhana kalau kita memang betul-betul mau semuanya melaporkan tepat dan taat. Saya kasih contoh yang dari Bontocani bisa tercepat padahal tidak ada jaringan di sana,” ucapnya.

Makanya, tidak ada alasan untuk telat melaporkan LHKPN. Per hari ini laporan yang sudah melaporkan LHKPN 100 persen adalah BKPSDM, Bapenda, Balitban, PUPR, Kecamatan Sibulue, sedangkan 50 persen ke atas Bappeda, Inspektorat, dan Dishub.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR