Ngaku Manajer Proyek Tol, Pesan Semen Rp1,5 M Tapi Tidak Bayar

Jumat, 8 Januari 2021 10:51

PALSU: Terdakwa Ringgo mendengarkan keterangan saksi dalam sidang. (Dimas Maulana/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABYA — Ringgo Imada Rendragraha didakwa menipu PT Lintas Bangun Persada (LBP). Modusnya, dia berpura-pura sebagai manajer perusahaan agar dapat memesan semen dalam jumlah besar untuk proyek tol dan perumahan. Namun, setelah pesanan terkirim, terdakwa tidak membayarnya. Kerugian mencapai Rp 1,5 miliar.

Jaksa penuntut umum Fathol Rasyid dalam dakwaannya menyatakan, terdakwa awalnya memesan semen untuk proyek pembangunan tol di Probolinggo dan proyek perumahan di Bojonegoro. Terdakwa mengaku sebagai manajer PT Damas Cipta Jaya (DCJ) dan menunjukkan surat perintah kerja untuk mengerjakan proyek-proyek tersebut.

Terdakwa mengambil skema pemesanan untuk proyek agar pembayarannya bisa mundur. Pembayaran dilakukan setelah barang dikirim. Setelah barang dikirim, terdakwa membayarnya dengan tiga lembar cek senilai Rp 800 juta kepada PT LBP.

PT LBP yang telanjur percaya dengan terdakwa kemudian mengirim ribuan karung semen. Semen-semen itu dikirim sebanyak 24 kali kepada terdakwa untuk pembangunan proyek jalan tol di Probolinggo. Nilainya mencapai Rp 722,4 juta.

Setelah itu, PT LBP juga kembali mengirimkan ribuan karung semen pesanan terdakwa untuk proyek perumahan di Bojonegoro. Ribuan karung semen tersebut dikirim sebanyak 24 kali dengan nilai keseluruhan Rp 734,5 juta. Namun, sopir yang diperintah terdakwa untuk mengambil semen tidak mengantarkan barang tersebut ke proyek perumahan yang dimaksud terdakwa. Dia mengantarkannya ke toko bangunan untuk dijual lagi.

Komentar


VIDEO TERKINI