Pantai Bajoe Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi Baru, Gubernur Beberkan Alasannya

Jumat, 8 Januari 2021 16:41

Kunjungan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ke Pelabuhan Bajoe, Bone. (Dok Humas Sulsel)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengaku Pantai Bajoe yang berada di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan memiliki potensi untuk dijadikan pusat ekonomi baru.

Bagaimana tidak, ia mengklaim sebagai wilayah yang memiliki letak strategis dapat menunjang wisawatan lokal maupun mancanegara.

“Bone letaknya sangat strategis, kalau dibangun pusat bisnis, dari tenggara akan banyak berkunjung ke sini, ini kan daerah penyeberangan,” kata Nurdin, Jumat (8/1/2021).

Sebagaimana diketahui, kawasan Pantai Bajoe, merupakan penghubung Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Sehingga, kata Nurdin, jika dijadikan pusat ekonomi bisa membantu masyarakat baik di wilayah Sulawesi Tenggara maupun Provinsi Sulawesi Selatan yang khususnya Bone, Soppeng, Wajo dan Sinjai.

Selain itu, potensi lain dilihat dari sedimentasi sepanjang 10 kilometer yang terjadi jika air surut.

“Dengan potensi seperti ini tentu kita harus cari pengemban, pantai itu kan wilayah mahal,” bebernya.

Sementara, Bupati Bone, Andi Fashar Mahdin Padjalangi membenarkan hal tersebut. Ia menyebut potensi alam seperti sedimentasi sepanjang 10 kilometer tersebut dinilai mampu membantu kebutuhan masyarakat.

Bahkan sangat memungkinkan untuk didirikan bangunan untuk pusat ekonomi.

“Karena mengingat sedimen Bajoe apabila terjadi air surut maka kita bisa berjalan sejauh 10 kilometer ke arah tengah laut,” jelasnya.

“Kalau ini (bangunan pusat ekonomi) terjadi bisa mewujudkan pusat pelayanan ekonomi di luar Makassar,” ujarnya.

Komentar