Polisi Ingatkan Jemput Paksa Gisel Jika Mangkir

Jumat, 8 Januari 2021 11:17

DI-BAP: Artis Gisella Anastasia dicecar pertanyaan oleh wartawan usai diperiksa di Gedung Ditkrimsus Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Artis yang akrab dipanggil Gisel itu diperiksa pihak kepolisian terkait video asusila yang mirip dirinya. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gisella Anastasia diagendakan akan menjalani pemeriksaan dengan status sebagai tersangka terkait kasus pornografi.

Gisel akan diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada hari ini, Jumat (8/1)

Pemeriksaan dijadwalkan hari ini karena pada Senin (4/1) lalu Gisel berhalangan hadir memenuhi panggilan polisi.

Pitra Romadoni, advokat sekaligus pelapor kasus video syur Gisel bersama Michael Yukinobu de Fretes itu berharap Gisel bisa memenuhi panggilan polisi.

Dia pun mengingatkan kemungkinan penjemputan paksa apabila ibu dari Gempita tersebut tidak hadir lagi.

“Kalau seumpama yang bersangkutan tidak datang 2 kali berturut turut berdasarkan hukum acara pidana Pasal 122 KUHAP, ada upaya paksa penjemputan dilakukan oleh kepolisian,” terang Pitra Romadoni kepada JawaPos.com Jumat (8/1).

Dia pun mendukung langkah penyidik untuk menuntaskan kasus video syur yang menjerat Gisel dan Nobu. Menurutnya, penyidik sudah berusaha keras membuat kasus ini jadi jelas berdasarkan proses hukum yang berlaku.

“Kita percaya kepada Polri dalam mengusut kasus ini, kita dukung penuh semoga berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Gisella Anastasia sebelumnya sudah angkat bicara terkait video syur 19 detik dan menjadikannya sebagai tersangka. Gisel meminta maaf ke publik atas beredarnya video itu.

Dia juga meminta maaf kepada keluarga besarnya, kepada Gempi, Gading Marten, dan kepada kekasihnya Wijaya Saputra alias Wijin serta keluarganya.

Komentar