Vaksin Tiba di Makassar, Epidemiolog Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Jumat, 8 Januari 2021 21:38

Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Makassar dari Universitas Hasanuddin, Ansariadi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Vaksin Covid-19 kini telah beredar. Untuk Kota Makassar vaksinasi akan dilakukan 14 Januari mendatang.

Kendati vaksin sudah ada, Epidemiolog Universitas Hasanuddin, Ansariadi mengatakan, masyarakat harus tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.

Pasalnya tingkat efektifitas vaksin Sinovac yang bakal digunakan pemerintah belum teruji. Selain itu, vaksin ini belum memiliki persetujuan penggunaan vaksin pada masa darurat serta izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Harusnya efektifitas (vaksin) sudah ada, mungkin tergantung situasi. Tapi ada yang diizinkan semasa darurat ini,” kata Ansariadi, Jumat (8/1/2021).

Ansariadi menjelaskan tingkat efektifitas vaksin belum ada. Padahal ini penting dan berpengaruh jika kemudian ditemukan varian baru atau mutasi virus corona.

Dia menambahkan vaksin Sinovac yang tersedia saat ini belum diketahui apakah cukup resisten terhadap mutasi baru tersebut.

“Saya tidak ketahui persis keampuhan vaksin ini. Prosesnya nanti juga. Vaksin itukan ada yang berkali-kali untuk meningkatkan antibodinya. Seperti campak itu dua kali, DPT tiga kali,” jelasnya.

Olehnya, ketua epidemologi Satgas Covid 19 Makassar ini mendorong masyarakat tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ia menilai prokes sudah teruji menekan laju penularan virus corona.

“Prokes tetap harus diterapkan. Jangan sampai tingkat efektifitas vaksin Sinovac rendah, malah terjadi penularan yang masif,” tambahnya.

Komentar