Amnesty International: 6 Anggota FPI yang Tewas adalah Korban Pembunuhan Polisi

Sabtu, 9 Januari 2021 19:40

Rekonstruksi penembakan enam laskar FPI di rest area Tol Jakarta-Cikampek KM50. Foto: Ega/PojokKarawang.com

FAJAR.CO.ID — Amnesty International Indonesia punya analisa terkait kasus penembakan terhadap 6 anggota FPI. Dalam laporannya, Amnesty International menilai enam anggota FPI yang tewas adalah korban pembunuhan polisi.

“Dari temuan penyelidikan Komnas HAM, kami menyimpulkan enam anggota FPI yang tewas adalah korban pembunuhan di luar proses hukum oleh polisi,” ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid melalui siaran pers pada 8 Januari 2021.

Menurut Usman, dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan enam anggota FPI tidak sepatutnya diberlakukan dengan pembunuhan.

Enam anggota laskar FPI itu tetap memiliki hak ditangkap. Mereka punya hak dibawa ke persidangan untuk mendapat peradilan yang adil demi pembuktian.

“Aparat keamanan tidak berhak menjadi hakim dan memutuskan untuk mengambil nyawa. Kami menilai kasus ini adalah tindakan extrajudicial killings,” ucap Usman.

Usman mendesak hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera ditindaklanjuti. Hal itu dianggap dapat memastikan proses akuntabilitas. (jpg)

Komentar


VIDEO TERKINI