Anggota DPR Minta Komnas HAM Memperjelas soal Penembakan 4 Laskar FPI Dalam Mobil

Sabtu, 9 Januari 2021 09:20

Komnas HAM tengah memeriksa mobil yang digunakan laskar FPI dalam peristiwa di Tol Jakarta-Cikampek KM50 di Polda Metro Jaya, Senin (21/12/2020). Foto JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi III DPR Taufik Basari meminta polisi dan Komnas HAM lakukan pengujian lanjutan atau mengkaji hasil autopsi 4 laskar FPI yang tewas di mobil polisi.

Seperti diketahui, Komnas HAM telah menemukan bukti baru soal penembakan enam anggota Front Pembela Islam( FPI) yang meninggal dunia di Tol Karawang oleh aparat kepolisian.

Temuan Komnas HAM menemukan telah terjadi peristiwa penyerangan bersenjata terhadap aparat kepolisian yang sedang bekerja sehingga mengakibatkan tewasnya 2 orang laskar FPI.

Selain itu, Komnas HAM juga menemukan fakta bahwa 4 orang laskar FPI tewas ditembak di dalam mobil yang dibawa polisi.

Sehingga terdapat 2 peristiwa dalam konteks yang berbeda.

Merespons hasil investigasi itu, anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari meminta pihak kepolisian harus melakukan pengujian lanjutan dengan mengkaji hasil autopsi terhadap empat tubuh korban laskar FPI yang tewas di dalam mobil.

“Mengkaji hasil uji balistik untuk memastikan beberapa hal antara lain; Satu, sisi lubang peluru di tubuh 4 korban. Dua, letak sisa tembakan yang menembus di dalam mobil jika ada. Tiga, Jarak dan posisi tembakan. Empat, dalam keadaan bagaimana penembakan di mobil tersebut dilakukan,” katanya kepada wartawan, Jumat (8/1/2021).

Selanjutnya, dia juga meminta penyidik menguji apakah benar ada perlawanan dari korban sehingga harus dilakukan penembakan.

Komentar