Basarnas: Koordinat Jatuh Ada di Kedalaman Laut 20-23 Meter

Sabtu, 9 Januari 2021 20:44

Serpihan diduga dari pesawat Sriwijaya Air.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor bodi PK-CLC hilang kontak dalam penerbangan rute Jakarta-Pontianak. Pesawat tersebut hilang kontak di daerah Kepulauan Seribu, Jakarta.

Bambang Suryo Aji, Deputi Operasi dan Kesiap-siagaan Basarnas saat menggelar konfrensi pers di kantor Jakarta Sabu malam (9/1/2021) mengatakan, petugas Basarnas sudah di TKP, titik pasti badan pesawat sedang dipastikan. Perkiraan ada do kedalam laut sekitar 20-23 meter di titik yang diperkirakan pesawat jatuh.

“Kondisi terkini karena malam sehingga menyulitkan pencarian. Sudah ada serpihan yang diduga bagian dari badan pesawat Sriwijaya Air tersebut, namun semua masih perlu dipastikan,” kata Bambang. 

Tim Basarnas kata dia, sudah mengerahkan kapal-kapal evakuasi di lokasi. Semua petugas sebanyak empat kapal pertama bergerak sudah ada di lokasi. 

Seperti di ketahui, Sriwjaya Air SJ 182 kehilangan kontak di sekitar Tanjung Pasir Pulau Lancang pukul 14.40 WIB

Pesawat tujuan Pontianak itu terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). “Sekitar jam 13.30 WIB take off dari Bandara Soetta dari Jakarta menuju Pontianak,” katanya. (Jpg)

Komentar