Gagal Cair Tahun Lalu, Pemkot Makassar Upayakan Dana Hibah Kemenparekraf Dialihkan ke 2021

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dana hibah untuk hotel dan restoran dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dipastikan gagal cair. Pasalnya, dana itu sudah melewati tahun anggaran 2020.

Kepala Seksi Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Syafaruddin mengatakan sesuai aturan tertuang dalam juknis dana hibah tersebut wajib dikembalikan ke Kemenparekraf.

Namun lanjut Safar sapaan akrabnya Pemerintah Kota Makassar masih memiliki upaya agar dana sebesar Rp48,8 miliar itu dapat dialihkan ke anggaran 2021

“Kalau secara juknis harus di kembalikan namun pemerintah kota makasar sudah menyurat ke kementrian untuk pengalihan dana hibah itu ke 2021. Suratnya sudah dikirim kemarin, kita tinggal tunggu jawaban dari mereka. Kalau sudah ada jawaban baru kita ambil langkah taktis selanjutnya,” kata Safar, Sabtu (9/1/2021).

Menurutnya, dana hibah tersebut tidak digunakan lantaran sejumlah dokumen para pelaku industri belum lengkap, selain itu kendalanya ada pada waktu yang mepet

“Kemarin itu terkendala karena waktunya mepet, banyak juga industri dokumennya tidak lengkap. Kalau sekarang ini di 2021 disetujui dokumen industri yang sudah lengkap tinggal di ajukan saja,” terangnya

Pemerintah Kota Makassar juga dikatakan Safar, sudah menjalin kesepakan dengan PHRI agar keseriusan dan kesadaran industri dalam melengkapi dokumen yang diperlukan

“Ini supaya ada kesadaran industri untuk melengkapi dokumennya seperti TDUP itu semakin meningkat, jadi jangan cuma mau bikin TDUP ketika bantuan datang,” ujarnya

Komentar


KONTEN BERSPONSOR