Hasil Investigasi Komnas HAM, Dua Oknum Polisi Diduga Eksekutor 4 Anggota FPI

Sabtu, 9 Januari 2021 08:30

Rekonstruksi penembakan enam laskar FPI di rest area Tol Jakarta-Cikampek KM50. Foto: Ega/PojokKarawang.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Hasil investigasi Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) terkait tewasnya empat anggota Front Pembela Islam (FPI) tegas. Polisi melanggar HAM. Petugas dinilai tidak menghindari adanya korban lebih banyak dalam peristiwa Karawang terebut.

Dari keterangan yang disampaikan Komnas HAM kemarin (8/1), empat orang yang dibawa dalam satu mobil tewas. Alasannya, adanya perlawanan. Dari tiga petugas yang berada di dalam mobil. Dua diantaranya telah dimintai keterangan. Diduga sebagai eksekutor.

Komnas HAM juga mengakui jika pihaknya telah mengantongi dua identitas petugas tersebut. Beserta pangkatnya. Selanjutnya direkomendasikan dikenakan pidana. Alasannya, bisa diuji. Apakah benar atau tidak dua petugas sebagai eksekutor.

Dari laporan resmi, insiden sepanjang Jalan Internasional Karawang Barat sampai diduga mencapai KM 49 Tol Cikampek yang menewaskan dua orang Laskar FPI. Subtansi konteksnya merupakan peristiwa saling serempet antar mobil dan saling serang antara petugas dan laskar FPI. Bahkan dengan menggunakan senjata api.

Sedangkan, terkait peristiwa Km 50 ke atas terhadap empat orang masih hidup dalam penguasaan petugas resmi negara, yang kemudian juga ditemukan tewas, maka peristiwa tersebut merupakan bentuk dari Peristiwa Pelanggaran HAM.

Bagikan berita ini:
3
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar