Kapolri Respons Hasil Investigasi Komnas HAM, Bentuk Tim Khusus

Sabtu, 9 Januari 2021 10:10

Kapolri Jenderal Idham Azis. (Iwan Tri Wahyudi/Fajar Indonesia Network)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kapolri Jenderal Pol Idham Azis merespons hasil investigasi Komnas HAM atas tewasnya 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI). Idham meminta jajarannya membentuk tim khusus untuk menindak lanjuti temuan Komnas HAM.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, Tim Khusus ini terdiri dari Bareskrim Polri, Divisi Hukum Polri dan Divisi Propam Polri. Mereka ditugaskan menyelidiki temuan Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM terhadap tewasnya 4 dari 6 Laskar FPI.

“Kapolri Jenderal Idham Azis merespon dengan menginstruksikan membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti temuan dari Komnas HAM,” kata Argo dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/1).

Argo memastikan, tim khusus ini akan bekerja secara transparan dan profesional. Masyarakat bisa turut serta memantau hasil kerja tim ini.

“Tentunya Tim Khusus ini akan bekerja maksimal, profesional dan terbuka dalam mengusut oknum anggota polisi terkait kasus itu,” imbuhnya.

Di sisi lain, Argo mengatakan, hasil penyelidikan dan investigasi yang disampaikan Komnas HAM menemukan fakta jika Laskar FPI membawa senjata api yang dilarang oleh Undang-Undang. Selain itu, benar telah terjadi baku tembak dan benturan fisik karena Laskar FPI melawan petugas.

“Menurut Komnas HAM penembakan yang dilakukan oleh Polri dilakukan oleh petugas lapangan dan tanpa perintah atasan sehingga Komnas HAM merekomendasikan dibawa ke peradilan pidana sesuai UU Nomor 39 tahun 1999 bukan ke Pengadilan HAM menurut UU No 26 tahun 2000,” pungkas Argo.

Komentar


VIDEO TERKINI