Polisi Dinilai Langgar HAM, Refly Harun: Masuk Akal, 4 Laskar FPI Sengaja Dihabisi

Sabtu, 9 Januari 2021 09:00

Rekonstruksi penembakan enam laskar FPI di rest area Tol Jakarta-Cikampek KM50. Foto: Ega/PojokKarawang.com

Dia mengatakan, kesimpulan Komnas HAM merupakan sebuah kesimpulan yang sangat masuk akal.

“Ini adalah kesimpulan yang sangat logis, sangat masuk akal, dan pastinya didukung oleh data data yang ditemukan Komnas HAM di lapangan,” katanya.

Lebih lanjut, Refly Harun berharap Komnas HAM bisa membuka insiden ini lebih jauh agar bisa diketahui pasti aktor yang mendesain pembunuhan itu.

“Apakah insiden ini by desain atau by eksiden. Karena kalau by desain, tidak hanya soal pelaku di lapangan. Tapi siapa pun yang melakukan desain itu. Kita tidak boleh menuduh institusinya, tapi kalau ada by desain yang dilakukan sekelompok orang, maka by desain itu harus dibongkar,” ungkap Refly Harun.

Diketahui, Komisioner Pemantauan/ Penyelidikan Komnas HAM, Mohammad Choirul Anam mengatakan, pihaknya merekomendasikan beberapa hal.

Pertama, peristiwa tewasnya 4 anggota Laskar FPI masuk kategori pelanggaran HAM. Oleh karena itu, Komnas HAM merekomendasikan kasus ini harus dilanjutkan dengan proses hukum dengan hukum pidana untuk mendapatkan kebenaran materiil lebih lengkap demi keadilan.

“Proses hukum tidak boleh dilakukan di internal, harus peradilan umum. harus dilakukan pendalam penegakan hukum terhadap orang-orang yang ada di dalam mobil Avanza hitam B 1759 PWI dan Avanza silver B1278 KGB,” terangnya. (dal/fin).

Komentar


VIDEO TERKINI