Siapa Pimpinan 20 Terduga Teroris JAD di Sulsel? Polisi Bilang Begini

Sabtu, 9 Januari 2021 22:04

Buku-buku milik para terduga teroris yang dianggap radikal.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keberadaan terduga teroris yang tergabung dalam Jemaah Asharut Daulah (JAD) rupanya sudah ada sejak beberapa tahun terakhir di Sulawesi Selatan.

Meski 20 orang terduga itu telah ditangkap, satu orang di antaranya terluka akibat terkena tembakan dan dua orang ditembak mati oleh Densus 88, polisi belum tahu siapa pimpinan JAD di Sulsel.

Struktur organisasi jemaah itu belum bisa dipaparkan oleh Analis Kebijakan Utama Bidang Intelijen Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Brigjen Pol Ibnu Suhendra.

“Pimpinan di sini, kita masih menunggu hasil. Nanti kita dapatkan strukturnya di JAD Sulsel lalu kita sampaikan ke Kapolda,” jelasnya.

Sampai saat ini, belum ada perkembangan terbaru terkait penangkapan 20 terduga teroris itu. Polda Sulsel bersama Mabes Polri masih menyelidiki kasus ini.

Penangkapan terduga teroris yang ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Enrekanng rupanya menguras kesabaran polisi selama bertahun-tahun.

Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam, mengatakan, aparat dari Mabes Polri mulai melakukan penyelidikan sejak tahun 2015. Sejak saat itu, polisi terus melakukan pengintaian hingga penangkapan dilakukan pada Rabu, (6/1/2021) kemarin.

“Yang bersangkutan (terduga teroris) telah dilakukan pengintaian dari tahun 2015 hingga 2021,” jelasnya.

Di tahun 2016, terduga teroris Moh Rizaldi dan Sanjai Ajis sempat ingin beranjak dari Indonesia ke Suriah. Namun perjalanan kedua terduga teroris yang tewas ini dibatalkan saat berada di Bandara Soekarno – Hatta.

Hingga akhirnya, keduanya tewas tertembak saat hendak ditangkap oleh Tim Densus 88 di Villa Mutiara, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Jasadnya pun dibawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi. Sementara satu terduga lainnya berinisial I terluka akibat terkena tembakan aparat, dan dirawat di rumah sakit yang sama.

Sementara 17 orang rekannya yang lain berhasil diamankan oleh aparat. Semuanya ditangkap di lokasi yang berbeda-beda. (ishak/fajar)

Komentar