Teddy Akui Salah Nilai Bu Risma, Minta Perdebatan Soal Blusukan Disudahi

Sabtu, 9 Januari 2021 11:35

Anggota Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi. Foto: Twitter/TeddyGusnaidi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus PKPI Teddy Gusnaidi meminta publik untuk berhenti memperdebatkan aksi blusukan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma.

Menurutnya, Bu Risma sudah melakukan klarifikasi atas persoalan yang terjadi.

“Ok sudahi perdebatan soal bu risma ya. Beliau sudah klarifikasi bahwa yg beliau lakukan itu adalah tindakan pribadi, sebagai bentuk beliau berzakat & beramal. Jangan dipermasalahkan, kok berzakat dan beramal bawa-bawa media? Biarkan saja, setiap org punya cara masing-masing..,” katanya di akun Twitter miliknya, Sabtu (9/1/2021).

Dia juga membela soal jabatan Risma yang kini menjabat sebagai menteri. Menurutnya, dengan kebiasaan blusukan yang dilakukan seperti saat menjabat Walikota Surabaya, tanggung jawab sebagai pejabat tak akan ditinggalkan.

“Ibu risma juga sudah memastikan bahwa dirinya tidak akan menelantarkan pekerjaannya sebagai menteri meskipun dia melakukan blusukan untuk berzakat dan beramal. Artinya beliau paham bahwa tugasnya sebagai menteri bukan blusukan seperti yang dilakukan sekarang ini, ini pribadi,” sebutnya.

Teddy pun mengakui awalnya sudah salah menilai politikus PDIP itu.

“Saya sudah sempat salah menilai beliau, saya pikir beliau tidak paham kerja sebagai Menteri, makanya saya katakan bahwa beliau bukan menteri jakarta dan jangan dulu memikirkan pencitraan, bahkan saya menyindir beliau sebagai sinterklas..,” ungkapnya.

Karena itu, dia meminta publik untuk melihat sisi baik apa yang dilakukan oleh Bu Risma.

Komentar