Kontraktor Proyek Tagih Pemprov, Gubernur NA: Kalau Nggak Bagus, Ngapain Harus Dibayar

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah membantah terkait informasi yang beredar mengenai pihak Pemprov Sulsel yang belum membayarkan upah kontraktor dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

Ia mengklaim, pihaknya memiliki banyak dana sehingga untuk hal tunggakan atau upah tidak bayar, itu tidak benar.

“Tidak benar itu, uang kita (Pemprov Sulsel) banyak,” kata Nurdin, Senin (11/1/2021).

Hanya saja, ia menjelaskan bahwa bisa saja upah tersebut tidak dibayar lantaran kualitas pekerjaan dan hasilnya tidak sesuai.

“Cuman rekanan itu maunya dibayar tapi kualitas kerjanya gimana?,” ungkapnya

“Saya kan minta semua, sebelum dibayar harus cek kualitas kerjanya. Bagus tidak. Kalau bagus, bayar. Kalau nggak bagus, ngapain harus dibayar,” sambungnya kemudian.

Sebelumnya beredar kabar bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menunggak pembayaran rekanan dan TPP ASN sebesar Rp270 miliar dengan rincian Rp200 miliar kepada kontraktor, dan Rp70 miliar untuk TPP. (Anti/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR