Perkembangan Terbaru Evakuasi Korban Sriwijaya Air SJ 182, Korpolairud Polri Evakuasi 14 Bagian Tubuh

Polisi membawa bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1). (Issak Ramdhani/Fajar Indonesia Network)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kapal milik Korps Kepolisian Air dan Udara Badan Pemeliharaan Keamanan (Korpolairud Baharkam) Polri mengevakuasi 14 bagian tubuh diduga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak.

Temuan korban pesawat itu dari hasil pencarian yang dimulai sejak Minggu (10/1) di perairan Kepulauan Seribu hingga merapat ke dermaga JICT II pukul 14.41 WIB Senin (11/1).

“Semenjak hari Minggu (10/1) sampai Senin sore ini kami berhasil mengumpulkan 14 potongan tubuh,” ujar Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Polisi Yassin Kosasih di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Senin (11/1).

Yassin juga mengungkap pihaknya menemukan 53 properti terdiri dari serpihan bagian pesawat, pelampung, dan baju-baju.

Pasukan yang dikerahkan dari pencarian tersebut yakni tim SAR gabungan dari Direktorat Barhakam Polri dan Direktorat Polisi Perairan Polda Metro Jaya.

Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR