Proyek Pedestrian Tanjung Bunga Terkendala Pembebasan Lahan, Legislator PPP: Bulan Ini Harus Rampung

Anggota Komisi B bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi B bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli meminta Pemerintah Kota Makassar segera menyelesaikan persoalan pembebasan lahan yang menghambat jalannya proyek pedestrian Tanjung Bunga.

Pengerjaan ditahap pertama yang ditarget rampung akhir tahun lalu terpaksa ditunda karena persoalan pembebasan lahan belum tuntas. Sehingga nantinya tidak ada kendala di lapangan saat proses pengerjaan.

PT Nindya Karya Tbk selaku kontraktor baru menuntaskan 30 persen atau 250 meter dari 1,3 Km. Fasruddin Rusli mendesak pembebasan lahan jalur pedestrian yang berlokasi di Jalan Metro Tanjung Bunga tersebut setidaknya rampung selama satu bulan ini.

“Proyek besar itu harus didahulukan supaya tidak ada lagi kata terlambat atau menyeberang tahun. Bulan ini harus sudah rampung. Kemudian proyek sedang ditender Februari,” desak Fasruddin Rusli, Senin (11/1/2021).

“Pengalaman di tahun sebelumnya harus menjadi pelajaran bersama,” katanya lebih lanjut.

Menurut dia, Pj Wali Kota Makassar sudah harus mulai mengambil ancang-ancang melakukan tender terhadap proyek dengan anggaran besar.

Sebab, butuh persiapan yang matang sebelum membuka tender.

“Jalur pedestrian itu harus secepatnya ditender. Karena waktu pelaksanaannya makan waktu lama. Itu yang mesti digenjot dahulu,” tekan Politisi PPP itu.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin sebelumnya tidak menampik progres pembangunan pedestrian Metro Tanjung Bunga masih di bawah 50%. Meski begitu, pihaknya terus mendorong agar proyek prestisius ini bisa dikebut.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR