Satu Penumpang Sriwijaya Air SJ182 Palsukan Identitas, Keluarga Sarah Beatrice Sempat Histeris

Senin, 11 Januari 2021 16:29

Kantong jenazah berisi potongan tubuh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, dievakuasi ke Dermaga JICT 2, Jakart...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sarah Beatrice Alomau terkejut bukan main saat mengetahui namanya masuk dalam manifes penumpang Sriwijaya SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).

Kabar mengejutkan itu didapat dari temannya usai pulang kerja pukul 20.00 WIB, beberapa jam sebelum hari ulangtahunnya.

Yang cukup histeris adalah orangtua dan keluarganya yang juga menghubunginya. Mereka mengira, perempuan 19 tahun itu menjadi salah satu korban pesawat Sriwijaya SJ182.

Sarah Beatrice pun kebingungan. Apalagi kondisinya saat itu memang baik-baik saja. Usut-punya usut, KTP-nya ternyata dipakai oleh salah seorang temannya asal Flores, Shelfi Ndaro (24).

Penggunaan kartu identitas miliknya itu tanpa sepengetahuannya.

“Saya gak tau, kan saya lagi berangkat kerja. Saya juga gak tau dompet dan KTP saya ditinggal di rumah. Apa dia scan atau foto, saya gak tau,” katanya kepada JawaPos.com.

Shelfi Ndaro adalah tetangga kos sekaligus teman sekantor Sarah di salah satu perusahaan pabrik kertas nasi di Kawasan Pergudangan 8, Dadap, Kabupaten Tangerang, Banten.

”Dia bekerja seperti saya sebagai (di bagian molding . Dia tidak pinjam KTP atau fotokopi KTP,” ungkapnya.

Kuasa hukum Sarah, Richard Riwoe, telah mendatangi posko Sriwijaya Air di Bandara Soekarno-Hatta untuk mengklarifikasi hal tersebut.

Dia menjelaskan bahwa yang melakukan perjalanan diduga teman Sarah, yakni Shelfi Ndaro.

Komentar


VIDEO TERKINI